Mencari Jati Diri Saat Remaja, Bagaimana?

Mencari jati diri saat remaja merupakan hal yang dilakukan hampir setiap orang. Jati diri sendiri adalah suatu kepribadian, tujuan hidup, serta idealisme yang dianut dalam hidup seseorang. Jati diri inilah yang membuat setiap pribadi tumbuh menjadi pribadi yang unik dan khas saat dewasa.

Saat remaja menjadi saat-saat yang pas untuk mencari jati diri karena pada saat itu, seseorang memiliki banyak waktu dan mulai memikirkan masa depan yang begitu komprehensif. Hal ini membuat dia harusnya memikirkan hal apa yang membuat dia bertahan serta berkembang di masa depan.

Memangnya seberapa penting mencari jati diri saat remaja itu? Lalu bagaimana saja cara mencari jati diri saat remaja? Simak penjelasan pad artikel berikut ini.

Seberapa Pentingnya Mencari Jati Diri Saat Remaja

Sebagian dari Anda mungkin berpikir, memang seberapa pentingnya mencari jati diri saat remaja? Apakah memang harus dipikirkan serumit itu? Memangnya apa manfaatnya ketika sudah ditemukan?

Mencari jati diri saat remaja bisa dibilang begitu penting. Hal ini karena dengan adanya jati diri yang ditemukan itu, seseorang akan mengenali dirinya lebih jauh lagi. Mengenali apa potensinya, kelebihan, kekurangan, orang yang begitu berharga baginya, dan sebagainya.

Dengan mengetahui hal tersebut, maka seseorang itu akan mudah untuk mengambil langkah yang efektif dalam meraih mimpinya. Bahkan dengan menemukan jati diri, seseorang akan lebih paham masa depan seperti apa yang dia kehendaki atau mimpi yang ingin diraihnya.

Misalnya seseorang yang menemukan jati dirinya saat remaja bahwa dia pandai menulis. Maka untuk masa depannya, dia akan merancang suatu cita-cita yang berkaitan dengan menulis. Hal ini tentu akan mempermudah langkahnya kedepan karena dia sendiri sudah memiliki potensi dalam hal kepenulisan. Tidak jarang juga orang-orang yang tidak menemukan jati dirinya saat remaja, justru kebingungan untuk melangkah kedepan. Tidak mengetahui potensi pribadi, ditambah berbaur dengan lingkungan yang negatif. Maka masa depan yang suram seperti sudah menantinya di depan sana.

Cara Mencari Jati Diri Saat Remaja

Setelah mengetahui seberapa pentingnya mencari jati diri saat remaja. Tentunya Anda berpikir lalu bagaimana cara untuk mencarinya? Berikut saya rangkum beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk mencarinya secara benar dan sederhana.

1. Kenali dan Dalami Potensi Dirimu

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk mencari jati diri tentunya adalah mengenali dan dalami potensi yang Anda miliki. Beberapa orang saat remaja masih bingung potensi apa yang dia miliki. Hal ini akan membuat saat dewasa nanti dia kebingungan mencari pekerjaan atau hal yang akan ditekuni.

Dengan mengenali potensi diri, Anda mempermudah langkah di masa depan dan dalam merancang cita-cita. Anda yang mempunyai potensi dalam public speaking, bisa mencoba bercita-cita menjadi MC atau semacamnya. Anda yang mempunya potensi menulis, bisa bercita-cita menjadi penulis buku. Serta tentu banyak yang lainnya.

Mengenali potensi diri bisa bermula mengetahui kegemaran positif yang Anda punya. Tentunya bukan kegemaran seperti rebahan atau menonton drama serial saja yah… Jika Anda memiliki kegemaran bercocok tanam, maka contoh potensi Anda adalah mampu mencari pupuk yang cocok untuk tanaman. Anda bisa segera menerapkan pemikiran ini pada kegemarn yang dimiliki. Setelah mengenali dengan baik potensi yang Anda miliki, tentunya Anda perlu fokus untuk memperdalam potensi tersebut. Sehingga semkain banyak Anda belajar mengenai hal itu, semakin kemampuan Anda akan terasah. Jadi Anda dapat mengungguli bidang tersebut dan sebagai bekal di masa depan.

2. Perbanyak Pengetahuan

Ketika mencari jati diri, Anda juga perlu memperbanyak pengetahuan. Pengetahuan apapun itu terutama dalam hal positif. Hal ini tentunya akan memperluas cakrawala pemikiran Anda sehingga bisa berpikir lebih dewasa dan kompleks.

Memperbanyak pengetahuan ini juga akan bermanfaat sebagai salah satu jalan untuk mengetahui potensi yang terpendam. Jalan untuk memperbanyak pengetahuan juga sangat banyak. Mulai dari membaca buku, artikel, berita, atau berkawan dengan banyak teman. Semakin banyak pengetahuan, semakin membuat Anda berpikir bahwa dunia ini luas. Jadi Anda sadar bahwa dapat melakukan banyak hal untuk meraih kesuksesan di masa depan. Orang yang berpengetahuan sempit akan kebingungan dengan jati dirinya dan menganggapnya sama dengan lingkungan sekitar, karena dia tidak bisa melihat lebih luas lagi.

3. Perbanyak Relasi yang Positif

Sudah sempat disinggung di poin sebelumnya, bahwa dengan memperbanyak relasi postif, Anda dapat memperbanyak pengetahuan. Relasi positif ini bisa Anda dapatkan dari banyak hal. Organisasi, teman satu sekolah/kuliah, dan lain sebagainya.

Anda juga dapat mengikuti berbagi event volunteer atau semacamnya yang dilaksanakan secara online dan memiliki cakupan nasional serta provinsi. Hal ini akan membuat Anda mengetahui lebih luas lagi perbedaan kepribadian setiap orang.

Dengan mengetahui banyak pribadi yang berbeda, Anda akan terbiasa untuk bersikap bijaksana dalam menanggapi perbedaan. Bekal inilah yang sangat harus dimiliki ketika masa pencarian jati diri. Jadi Anda tidak dengan mudah menghakimi orang lain karena perbedaan pendapat. Namun pastikan kembali bahwa relasi yang Anda miliki itu benar-benar membawa pada kebaikan. Tentu agar Anda tertular baik pula. Bukan berarti Anda tidak boleh berteman dengan orang-orang yang tidak membawa dampak positif, namun tahu bagaimana bersikap ketika bersama mereka. Yaitu tidak ikut-ikutan berbuat jelek tapi tidak menjauhi.

4. Perbanyak Pelajari Hal Baru yang Positif

Selain fokus untuk memperdalam potensi yang dimiliki, Anda juga sebaiknya memperbanyak mempelajari hal baru yang positif. Siapa tahu dari beberapa hal baru tersebut ternyata ada potensi Anda yang terpendam, sehingga Anda akan semakin mengetahui lebih banyak potensi dalam diri.

Ketika mempelajari hal baru, minimal Anda harus mempelajari beberapa hal yang sekiranya merupakan skill basic dalam kehidupan. Seperti public speaking, kemampuan untuk mengambil keputusan, mengatur keuangan dan semacamnya. Sebenarnya hal-hal seperti itu tentu seharusnya kita bisa mengetahuinya semua, namun tentu tidak terlalu dalam dipelajari tidak apa. Hanya memastikan tahu basicnya.

Anda dapat mempelajari hal-hal baru tersebut tentunya dengan berbagai referensi. Bisa melalui internet, buku, bahkan pengalaman. Pastikan Anda jangan berhenti belajar. Karena sejatinya manusia adalah makhluk pembelajar sepanjang hayat.

5. Mengetahui Kelebihan dan Kekurangan Diri

Sangat penting di masa pencarian jati diri Anda mengetahui kelebihan serta kekurangan dari diri sendiri. Dengan mengetahui kelebihan, Anda dapat semakin memperdalamnya sehingga bisa menjadi suatu potensi yang bisa membranding diri sendiri dan sebagai pijakan untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Ketika Anda mengetahui kelemahan dari diri sendiri, Anda dapat segera menemukan solusi untuk kelemahan tersebut. Sehingga bisa meminimalisasi dampak negatif yang ditimbulkan. Tentunya kita semua tahu tidak ada orang yang luput dari kelemahan. Namun seseorang yang bijak, bukan justru menutupi dan menyangkalnya, tapi mencari solusi untuk memecahkannya. Jadi, pastikan Anda melakukan beberapa cara untuk mencari jati diri saat remaja di atas. Ingat, jangan lupa untuk selalu belajar, dalam hal apapun itu.

2 pemikiran pada “Mencari Jati Diri Saat Remaja, Bagaimana?”

Tinggalkan komentar, argumen, atau saran

%d blogger menyukai ini: